Ilmu Perkapalan Dan Teknologi Kelautan

Marine Engineering Yunus Chalim Blog'S

Rocker Beriman

hardrockKembali lagi dengan ku, ditempat refleksiku. Bukan di televisi, radio atau langsung bertatap muka dengan jamah sekalian. Cuma blog sederhana hibah dari seorang kawan, blog adalah sarana yang patut diperhitungkan dalam rana telekomunikasi masa ini. Saudara  sekalian yang saya hormati, sebuah kisah nyata akan kembali saya guratkan di sebuah layar berukuran inch yang sering membuat mata minus karena terlalu lama memelototinya, semoga bisa sedikit bermanfaat.

Jumat, tahun 2009.

Siang ini begitu cerah kulihat planet besar itu masih menyala bersemangat menyinari bumi, aku sibuk mencari pakaian yang pantas untuk ku kenakan menghadap Tuhanku setelah sebelumnya mandi besar melengkapi kewajiban menuju masjid. Jumat kali ini tetap sama seperti jumat sebelumnya. Jumat yang penuh berkah, ketika jumat tiba kaum muslimin berbondong-bondong menuju masjid menunaikan sholat jumat, begitu bersemangat rombongan itu. Tapi kalau subuh, entahlah kemana rombongan itu?, Mungkin sedang asyik menarik kain sarung menutup telinga dari gangguan weker dibandingkan menuju rumah Allah, kita lebih setia bertemu bidadari cantik di alam bawah sadar, padahal ketakutan yang amat besar bagi kaum kafirin jika jama’ah subuhan sama dengan jama’ah jum’atan. Baik secara kwantitas yang ditunjukan berapa kepala yang hadir di absensi malaikat pencatat amal Rokib dan Atip, (more…)

Menyambut Tahun Baru Dengan Dosa???

kembang api tahun baruTahun 2009 akan segera beranjak dan berganti dengan 2010. so pasti jalan-jalan kota, tempat hiburan dan tempat nogkrong akan diramaikan dengan pesta, tiupan terompet, kembang api dan hura-hura kaum terpelajar ala jahiliyah, baik anak mudah atau orang tua membaur menjadi satu melepas sejenak kepenatan, padahal kepentingan untuk menunggu tanggal 1 januari pukul 00.00 sekaligus meniup terompet sebagai acuan yang tidak wajar bagi kaum muslimin, tp faktanya jutaan kaum muslim masih terperangkap pada uvoria tersebut, “oh tahun baru setahun sekali? so what? harus dirayain katanya”, sesaat menghabiskan waktu semalaman suntuk ditrotoar kota ditemani oleh beberapa kawan. padahal esok hari akan sama seperti kemarin, langkahnya minyak tanah, korupsi, bencana, pembunuhan, dan seambrek masalah negeri. masih mampu kita berpesta ditengah ketidak wajaran bangsa kita, dimana rasa malu kita terhadap keadaan?, ahh.. mungkin sudah terkikis oleh zaman yang mulai edan kali, sindiran atau sentilan diatas tidak bermaksud memanas-manasi rekan-rekan, saya cuma ingin mengedepankan kesadaran kawan-kawan dari pada uvoria sesaat alau kaum borjuis.

bolehkah merayakan tahun mashai menurut pandangan  islam?

islam memiliki hukum syara’ yang mengatur umatnya agar dapat berpegang teguh dalam ajaranya dan selalu menjadikan pedoman hidup biasa disebut haram, halal, mubah dan makruh.  mari kita tela’a perayaan tahun baru mashai dalam sudut pandang sebagai kaum muslimim. (more…)

MENUJU ISLAM TRANSFORMATIF

ya raabGagasan tentang Islam transformatif banyak dibahas oleh para pemikir Islam, diantaranya Nurcholish Madjid, Abdurrahman Wahid, Kuntowijoyo, Budi Munawwar Rachman, Mansour Fakih, Ashgar Ali Engineer dan Hassan Hanafi. Gagasan utamanya adalah bagaimana mentransformasikan nilai-nilai Islam dalam bentuk yang lebih konkret. Hal ini sangat dibutuhkan dalam rangka menjawab tantangan realitas sosial.

Salah-satu penggagas Islam transformatif adalah Kuntowijoyo. Pemikiran Kuntowijoyo terasa menarik karena sebagai salah seorang ilmuwan sosial ia berusaha merumuskan paradigma Islam dalam ilmu-ilmu sosial untuk mentransformasi masyarakat yang disebut sebagai ‘Ilmu Sosial Profetik’. Kuntowijoyo misalnya memberi ruh Islam pada demokrasi dengan menambahkan kaidah-kaidah Islam seperti ta’aruf, maslahat, dan taghyir (Identitas Politik Islam, 1997). Kunto juga menggagas konsep differensiasi sosial, kelas, dan perubahan sosial dalam Islam.

Al-Qur’an dan Al-Hadis telah memberikan petunjuk kepada umat manusia untuk mewujudkan masyarakat yang dicita-citakan. Setiap muslim wajib turut serta dalam membangun masyarakat sesuai dengan ajaran Allah. Dakwah sesungguhnya adalah salah satu cara untuk mengkonstruksi menuju cita-cita Islami. Oleh karena itu dakwah tidak harus dalam bentuk komunikasi verbal saja (omongan) tetapi juga dalam bentuk komunikasi non-verbal. (more…)

ISLAM ADALAH KOMUNIS YANG BERTUHAN

pkiketika saya mendekati komputer reot ini terlintas dipikiran saya tentang perjuangan mbah lanang saya melawan penjajah, sedikit cerita dari saksi bisu kala itu, mbah putri saya memang bukan orang yang suka diexpos masa lalunya. apalagi masa suram saat gerbang Negeri masih terbuka lebar untuk para pemberontak Negeri. PKI (PARTAI KOMUNIS INDONESIA) mereka telah merenggut nyawa seorang yang bertuhan dan ahli ngaji, mbah lanang atau mbah Soleh orang-orang sering memanggil beliau pada waktu penjajahan itu tepatnya beliau adalah kakek lelaki saya atau ayah dari Ibu saya, begitu lantang mbah putri menceritakan setiap jerih payah mbah lanang untuk mempertahankan kehormatan religinya, andai peristiwa itu terjadi di masa ini beranikah kita memandang mata para komunis itu?, mbah dengan berani menyabetkan celurit ke arah mereka tanpa ragu karena ALLAH swt selalu disampingnya.

beliau adalah temeng kehormatan Islam saat al KITAB dirobek-robek dimata kami, kami tak sanggup melihat ketimpangan itu. pertarungan habis-habisan antara umat Islam dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada masa itu orang-orang tua kita akan dengan gamblang bicara tentang bagaimana kader-kader PKI membunuhi dan menganiaya santri dan kyai, merobek-robek Al-Qur’an, dan membunuhi orang-orang yang tidak se-ide dengan mereka. Semua itu memang ada benarnya, walaupun kemudian pembunuhan oleh PKI dibalas dengan pembunuhan yang tidak kalah sadisnya oleh umat Islam yang didukung oleh militer. Ratusan ribu orang PKI (bahkan yang tidak tahu-menahu sekalipun) dibunuh dan dipenggal.

(more…)

AIR MATA SURGA

pohon-berlafat-allahRasulullah S.A.W telah bersabda, “Bahawa tidak akan masuk neraka orang menangis kerana takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya.”
Dalam sebuah kitab Daqa’iqul Akhbar menerangkan bahawa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat beratlah timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka.
Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, “Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, sesiapa yang menangis kerana takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis kerana amat takut kepada-Mu.”

Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka dengan berkat sehelai rambut yang pernah menangis kerana takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut.”
Dalam sebuah kitab lain, Bidayatul-Hidayah, diceritakan bahawa pada hari kiamat nanti, akan didatangkan neraka jahanam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyalaan api yang sangat menggerunkan, semua umat menjadi berlutut kerana kesusahan menghadapinya. Allah S.W.T berfirman yang bermaksud, “Kamu lihat (pada hari itu) setiap umat berlutut (yakni merangkak pada lututnya). Tiap-tiap umat diseru kepada buku amalannya. (Dikatakan kepadanya) Pada hari ini kamu dibalasi menurut apa-apa yang telah kau kerjakan.” (Surah al-Jatsiyah ayat 28)

Sebaik sahaja mereka menghampiri neraka, mereka mendengar kegeraman api neraka dengan nyalaan apinya, dan diterangkan dalam kitab tersebut bahawa suara nyalaan api neraka itu dapat didengar sejauh 500 tahun perjalanan. Pada waktu itu, akan berkata setiap orang hingga Nabi-nabi dengan ucapan, “Diriku, diriku (selamatkanlah diriku Ya Allah) kecuali hanya seorang nabi sahaja yang akan berkata, “Umatku, umatku.”
Beliau ialah junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. Pada masa itu akan keluarlah api neraka jahim seperti gunung-gunung, umat Nabi Muhammad berusaha menghalanginya dengan berkata, “Wahai api! Demi hak orang-orang yang solat, demi hak orang-orang yang ahli sedekah, demi hak orang-orang yang khusyuk, demi hak orang-orang yang berpuasa, supaya engkau kembali.”
(more…)

KETERPELIHARAAN AL QURAN

quran“Supaya Dia mengetahui bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-2 Tuhannya, sedang sebenarnya ilmu-Nya meliputi apap yang ada  pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.” (al-_Jinn 72: 28).

Tuhan menciptakan segala sesuatu dengan hitungan-al­adad: peredaran bintang, keseimbangan alam semesta, pemben­tukan manusia, atom, kuantum mekanik, dan bahkan ayat-ayat dalam al-Qur’an sendiri. Mereka terstruktur dengan hitungan yang sistematis dan teliti.

AI-Qur’an dalam bahasa Arab berarti “pembacaan”. al-Quran mungkin kitab yang paling banyak dibaca di dunia. Per­lu diketahui, sesungguhnya kata Kitab Suci tidak ada di al-Qur’an. Yang ada adalah sebutan Kitab Mulia, Kitab Agung, Kitab Pemurah, dan lainnya. Kitab Suci dikenal karena media, terpengaruh sebutan kitab suci lainnya. Kesempurnaan dalam bahasa tidak dapat ditentang oleh para pujangga. Bahasa dan makna dipadukan. Irama, keselarasan melodi, ritmenya menghasilkan sebuah efek hipnotis yang kuat.Barangkali bagi orang awam, kandungan al-Qui an sulit dimengerti, karena ia tidak dimulai secara kronologis ataupun narasi-narasi sejarah seperti halnya kitab Yahudi. Ia juga tidak mendasarkan teolo­ginya dalam cerita-cerita dramatis sebagaimana epik-epik India. Tidak pula Tuhan diungkap dalam bentuk manusia sebagai­mana dalam Bibel dan Bhagavad Gita. Ia berbicara langsung soal pendidikan-sebagaimana sering dikemukakan oleh para penulis modern-berbicara mengenai membaca, mengajar, memahami dan menulis (al-’Alaq 96 : 1-5) . Di dalam al-Qur’an sendiri ada pemakaian kata “al-Qur’an” dalam arti bacaan, sebagaimana tersebut dalam ayat 17,18 Surat 75 al-Qiyamah :

“Sesungguhnya mengumpulkan al-Qur’an (dalam dadamu) dan (menetapkan) bacaannya (pada lidahmu) itu adalah tanggungan Kami. (Karena itu), jika Kami telah membacakannya maka ikutilah ba­caannya.”

(more…)

  • "kekuatanlah yang mengatur dunia, bukan pendapat, tapi pendapat yang membuat kita menggunakan kekuatan"
  • rank