Wadah Yang Luas Ada Di Hatimu
Ini adalah realita di Negeri kita, Percobaan membunuh diri sendiri memiliki intensitas dan rutinitas untuk konsumsi berita di televisi, sangat sering terjadi seolah nyawa tidak ada harganya, sebuah kisah untuk rekan-rekan tercinta.
Suatu ketika ada seorang Pemuda yang sedang terlilit masalah yang rumit, ini adalah daftar masalah yang mampu saya himpun:
1. Dipecat dari kantor tanpa sebab yang pasti.
2. Sang Pujaan mencampakkanya karena malu calon suami tidak bekerja.
3. Rumah disita.
4. Adik masuk kuliah dan membutuhkan banyak biaya.
5. Ibu sakit keras.
6. Ayah hanya bisa marah dan melampiaskan kekesalanya pada meja judi dan topi miring.
7. Yang paling parah dokter memfonisnya terjangkit HIV AIDS.
Sungguh malang lelaki ini, hingga ia tak sanggup menanggung beban berat itu, ingin Ia mengakhiri hidupnya dengan cara yang sering dilakukan di Negeri, mengaitkan seutas tali, melompat dari ketinggian atau meminum cairan pembunuh serangga, tapi kali ini ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat kedanau yang amat luas dan dalam, Dia sangat galau saat itu, mungkin syetan merasuki jiwanya yang polos dan jujur. Sebenarnya dia adalah seorang yang taat beribadah, jujur dan konsisten dalam pekerjaanya, Dia bukan Pemuda sembarangan, pernah menjabat sebagai presiden BEM dikampusnya, mengikuti pertukaran pelajar ke luar negeri saat SMA, selalu cumlade (IP diatas 3,51) tiap semester, menempati posisi manager di perusahaannya, tapi kenapa kali ini Ia begitu terpuruk?, ini adalah rahsia Allah.
Allah selalu memberikan terpaan angin kencang untuk pohon yang tinggi, sekiranya itu adalah pesan yang mampu saya tela’a dari sekian masalah sang Pemuda. Selalu ada rahasia dibalik masalah, Ia berjalan gontai menuju tempat untuk mengakhiri detak jantungnya, Danau sudah didepan mata. ketika Ia berada ditepi danau segera Ia melompat ke danau, Ia pun tenggelam ke dasar danau. Tapi tak disangka dan tak diundang ada seorang Kakek menolongnya dan membawanya ketepi sungai.
Sang Kakek mengajaknya ke rumah, membuatkan teh hangat dan mengganti bajunya, Si Pemuda menangis menceritakan apa yang terjadi dan sebab Ia ingin bunuh diri. Tanpa di komando sang Kakek masuk ke dapur, kemudian keluar membawa segenggam garam dan sebuah gelas, sang kakek mengajak pemuda itu menuju danau yang hampir merenggut nyawa pemuda lugu itu. sesampainya didanau sang kakek mengambil segelas air dan setangkai kayu, sebagian garam yang Ia bawah di masukkan kedalam gelas, Sang kakek menyerahkan gelas yang tercampur dengan garam pada Si Pemuda, menyuruh mengaduknya dan meminumnya, Pemuda itu meminumnya dan mengatakan “pahit asin kek, tidak enak”, kemudian garam yang tersisa dilemparkan kakek ke danau dalam, danau itu nampak jernih, Sang kakek menuju danau dan mengaduk air ditepi danau dengan sebatang kayu berharap garam akan terlarut.
Sang kakek memanggil pemuda itu dan menyuruhnya untuk meminum air di danau, pemuda tersebut meminumnya dan mengatakan, “segar kek”. Sang kakek tertawa terkekeh mendengar jawaban si Pemuda.
Apa yang dapat kita teladani dari kisah tersebut?, pahinya kehidupan adalah layaknya segenggam garam, tak tebih dan tak kurang, jumlah dan rasa pahinya adalah sama dan akan tetap sama, kepahitan yang kita rasakan akan tergantung dari wadah yang kita miliki, kepahitan itu akan didasarkan pada perasaan tempat kita meletakkan segalanya, itu semua tergantung pada hati kita. jadi, saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup hanya ada satu hal yang bisa kamu lakukan, lapangkan dadamu menerima semuanya. luaskan hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu.
Hatimu adalah wadah itu, perasaanmu adalah tempat itu. kalbumu, adalah tempat kamu menampung segalanya, jadi jangan jadikan hatimu laksana gelas, buatlah laksana Danau yang luas dan dalam, mampu meredam setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kebahagiaan, Pemuda itupun sadar dan ingin menata hidupnya kembali.








budies
subhanallah…
alhamdulillah
bersyukur saya dapat motivasi yang sangat bagus
sepertinya saya harus menyusuri arsip postingan di sini siapa tahu saya menemukan motivasi lainnya
kalau diperbolehkan saya akan kopi artikel bagus ini
salam kenal dari kalimantan tengah
Dangstars
Wah sharing yang menyejukan Gan..
Thanks telah membawa ke suatu yang harus jadi pemikiran kita
Dangstars
Salam sukses selalu
Semoga esok selalu ceria
yunus chalim
mas budi: silahkan di copy mas.. semoga bermanfaat, maaf tulisan saya masih acak-acakan dan sulit difahami,,,
yunus chalim
mas dangstar alias kang dadang: saya bukan Afgan mas,, hehehehe..
Nanang
Sebuah cerita motivasi yang bagus mas. Tumbuhnya rasa frustasi pada hati orang2 di negri kita ini karena kosongnya iman dihati kita. I lup yu pul kembali
Fitri
Nice
Fitri
Komentarku kok nggak masuk ya?
grandchief
wow cerita yang inspiratif dan memberikan pencerahan baru nih …..
Sang Pangeran
lanjutkan… tambah sip aee
yunus chalim
mas nanang: same- same

mbak fit: itu masuk…
mas grand:
sang pangeran: lebih cepat lebih baik bank….. hehehe
yak
kadar kelarutannya ya..
yunus chalim
Anas
Thanks mas pencerahannya…
Agus
Wah jadi terbawa ke yang menyejukkan hati nich.
Salam knal dari blogger pemula nich!
Alfaro Lamablawa
Tuhan mengajarkan kita kuat melalui tantangan-tantangan dan masalah-masalah hidup..
bukan kah emas menjadi murni setelah ditempa di dalam api yang panas…
denie
salam kenal ikutan lewat?
soulharmony
saya sepakat dengan judulnya
gajah_pesing
aku ingin kenalan dengan sang kakek tersebut
Puspita
Terima kasih pembelajarannya.
Semoga sukses dan bahagia. Amin.
dedekusn
Nasihat bijak, menyejukkan. Thanks
Astaga.com lifestyle on the net
Salam takzim bagi seluruh civitas PENS dan ITS. Salam hangat dari yanti di lampung. Kangen ma ITS, kapan ada reuni?
Astaga.com lifestyle on the net
tabik.yanti
Rumah Ide dan Cerita
betapa menyedihkannya ya realita di atas. Semoga kita bisa menjadi danau itu.
Allaeas Online Media
Ada siang ada malam, ada senang ada susah, itulah hidup.
itempoeti
tak akan AKU coba sebuah kaum diluar batas kemampuan mereka…
getting the motivation to lose weight
Fantastic post, I really like your style.
yuni
ya Allah….
berat banget masalahnya.
ia ya, masalahku tak seberapa dibanding itu semua.
mencoba untuk lebih berlapang dada.
yuni
bener…..
Subhanalah….
kita harus selalu bersabar.
andre
makna dari kisah tersebut memberikan saya motivasi…
Kisah yang bagus