Ilmu Perkapalan Dan Teknologi Kelautan

Marine Engineering Yunus Chalim Blog'S

WORKSHOP PELUMASAN RAMAH LINGKUNGAN

Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah..

Tidak berhenti ucapan syukur kami untuk segala rahmat yang telah dilimpahan oleh ALLAH SWT, dan tak lupa shalawat serta salam tetap terlimpahkan kepada junjungan nabi besar Muhammmad AS, itu adalah sepercik sambutan dari pembawa acara untuk membuka jalanya workshop yang penuh ilham kala itu  yang dilaksanakan pada Sabtu, 12 Desember 2009, dengan dipimpin oleh moderator dosen dari jurusan Marine engineering yang juga merangkap pembimbing ojt alias kp tahun 2009 bapak pranowo sidi, ST.MT. seminar ini berjalan dengan lancar dan penuh canda tawa dan juga pembagian oli gratis untuk peserta seminar yang aktif, sayang saya tidak dapat oli.. hhihihih.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh himpunan mahasiswa marine engineering ini diikuti oleh beberapa peserta dari elemen mahasiswa yaitu mahasiswa marine engineering, mahasiswa ppns-its, system perkapalan ITS, teknik perkapalan ITS, Teknik Mesin ITS, Fisika UNAIR, bahkan BOSSEGORO DESAIN SHIPYARD (tempat magang saya hehehehehe) salah satu perusahan desain dikawasan Surabaya yang dipimpin oleh master kebangggan ITS khususnya dalam bidang propullsi bapak Suryo W Adji juga tidak mau ketinggalan pada workshop yang dipelopori oleh KMI (komunitas migas Indonesia) itu, dan tidak habis pikir juga mengenai jumlah peserta yang membludak di teater A kampus kami yang realistisnya tidak cukup luas untuk perhelatan sebesar ini, wallahualam…

Ucapan syukur adalah kata yang tidak akan lepas dari mulut kecil kami, ada hal yang juga cukup mencengangkan selain materi yang disampaikan dalam seminar ini yaitu kedatangan seorang lelaki yang jauh datang dari kota antabranta Bandung.. hihihihi… lelaki itu adalah kelihatannya religius nampak dari tanda didahinya yang mulai menghitam, mungkin karena ibadah yang dilakukan tiap malam bersujud meminta perlindungan ALLAH swt… hihihi ( sok tau)….

Lelaki itu smart (bukan merek HP), beliau penuh gairah untuk membedah topic yang dilontarkan oleh panelis khususnya oil lubricating… halah bahasa inggrisan pelumasan oli bahasa SUrobooyoe cak.. huuuuu….

Bahkan saat panelis melontarkan stetment tentang bahan dasar pembuatan oli yaitu base oil dan zat adiktif tiba-tiba tanpa dikomando lelaki religius itu memberiakan masukan sambil berdiri dan mengatakan “maaf pak saya memotong bapak panelis, saya jauh-jauh dari bandung dan saya rugi kalau hanya duduk dan tidak berbicara sepatah katapun, saya mau bartanya dan berstatment sedikit tentang pengecekan untuk oli, apakah masih layak atau tidak untuk digunakan untuk mesin, caranya adalah dengan mengambil sample oli yang telah digunakan pada mesin, meneteskan oli pada jari kemudian mengelap oli tesebut dengan tisu, setelah dirasa oli tersebut sudah bersih siram bekas oli dijari dengan air, gosokan jemari yang tadi sudah disiram air, jika masih lengket berarti oli tersebut masih layak digunakan tapi jika sudah tidak lengket maka oli tersebut harus diganti, kemudian lelaki bandung tersebut melontakan pertanyaan, setujukah bapak panelis dengan pernyataan saya?”, kemudian panelis dari KMI yang juga lulusan Teknik mesin ITS menjawab dengan sabar dan penuh hormat, bapak panelis mengatakan “mungkin yang bapak katakan ada benarnya kalau oli tersebut tidak mengandung zat adiktif berupa anti friction, jika oli tersebut mengandung zat adiktif ini dapat dipastiakan jari anda akan tetap lengket walaupun oli anda sudah tidak layak pakai”.

Rekan rekan pasti bertanya-tanya, apa sih adiktive itu dari tadi kok bicara adiktive adiktive dan adiktive. Saya akan memberikan sedikit pengetahuan umum tentang bahan dasar oli ”maaf tidak bermaksud menggurui Cuma ingin sharing dengan rekan-rekan untuk membagi yang saya punya hehehhehe”

Oli terdiri dari 3 bahan dasar:

  1. base oil (65%)
  2. vm+ppd (15%)
  3. adictive (20%)

adictive ada beberapa macam, zat ini ditambahkan dalam oli untuk meningkatkan unjuk kerja dari oli tersebut, beberapa jenis adictive adalah

1. detergent-dipersant

Fungsinya adalah sebagai pembersih, karena pada saat proses mesin bekerja akan timbul kotoran berupa slug, geram dll.

2. viscosity index improvers (untuk oli multigrade).

Fungsinya untuk meningkatkan kekentalan oli tesebut, agar dapa  memenuhi standar SAE yang sudah ditentukan.

3. pour point depressant

fungsinya dalah menekan titi tuang.

4. anti oksidant.

Fungsinya menekan kerusakan adalam emesin apabila terjadi kebocoran pada uang baker.

5. anti wear

fungsinya sebagai anti aus pada komponen mesin yang dianggap perlu dilumasi.

6. anti corrosion/anti rust.

Fungsinya agar komponen yang dilumasi mesin tidak mudah berkarat.

7. anti foam.

Fungsinya mengurangi adanya busa pada saat komponen mesin dijalankan.

8. anti friction.

Fungsinya sebagai anti gesek.

Sedangkan untuk pengetesan mesin untuk mengetahui kinerja oli dilakukan dengan standarisasi berikut:

  1. tes mesin dioperasikan secar ketat dibawah prosedur standart, seringkali kesepakatan internasional, simulasi tidak realistik, kondisi kerja kritis.
  2. lama test (20-600 jam) dan biaya (hingga 100.000 USD) sangat bervariasi.
  3. test lainya dijalankan dengan peralatan lab, menentukan viscositas, material compatibility, (metal, seal, cat dll).
  4. pada akhirnya mesin dibongkar secara total.
  5. oksidasi, pembentukan sludge (dipersancy), seposit dibawah temperatur tinggi (detergency), keausan (valve, train, metal bearing, si,inder, ring, dll), pengentalan soot, konsumsi oli, dievalusai dan diranking.

Cuma hal diatas yang dapat saya bagikan denga rekan-rekan jika belum puas silahkan main ke rumah atau ke kos saya… hihihiihih…

harapan saya semoga tahun depan KMI (komunitas migas indonesia) masih mau menginjakkan kakinya di kampus tercinta..

Sekian percikan dari saya wassalam,,,

Share and Enjoy:
  • Digg
  • Facebook
  • Google
  • Technorati
  • Blogosphere News

Other Articel

Leave a Reply

  • "kekuatanlah yang mengatur dunia, bukan pendapat, tapi pendapat yang membuat kita menggunakan kekuatan"
  • rank